Halo nama saya Nadine Nastiti dan ini
cerita saya mengenai pkkmb. Persiapan yang saya lakukan yaitu saya membawa
binder, alat tulis, dan spidol hitam. Setelah itu PKKMB adalah kegiatan yang
menggunakan lebih tepatnya kemeja hitam putih. Pertama adanya technical meeting
(TM) saya mendapatkan kelompok K3. Setelah mendapatkan kelompok tersebut,
angkatan kesehatan masyarakat 2015 memilih koordinator angkatan yang akhirnya
terpilihlah saya sebagai koordinator angkatan. Setelah terpilih menjadi
koordinator angkatan, panitia menentukan tanggal dan bahan-bahan yang harus di
bawa pada saat ospek nanti. Pertama panitia menyebutkan harus membawa buku
catetan dan alat tulis yang ditentukan lalu kita para mahasiswa baru harus
membuat blog baru dengan lambang public health. Setelah itu kami diwajibkan
membawa beberapa makanan yang harus dibawa pada saat ospek jurusan yaitu permen
kiss satu bungkus, air 2 tang 600ml , jus madu, chiki cheetos, qtela, coklat angsa, recheese rolls, the kotak, susu
bendera, chitato, chocolates, beng-beng dan momogi. setelah selesai TM kami
keluar gedung dan mendapati panitia yang berjualan buku ungu dan jus madu. Pada
awalnya kami hanya berani membeli buku ungu karena uang yang kami bawa tidak
cukup untuk membeli jus madu. Awalnya kami sangat terkejut saat mengetahui
harga jus madu. Harga jus madu sendiri mencapai nominal delapan ratus ribuaan.
Kami mencoba mencari jus madu di tempat lain namun kenyataan yang kami dapatkan
sangatlah pahit yaitu jus madu sendiri sangat sulit id dapatkan di daerah purwokerto
dan sekitarnya. Setelah itu kami mencoba
untuk mencari bahan-bahan di Mall Moro. Kami mencari bahan-bahan makanan di
Mall Moro namun kami tidak berhasil menemukan air mineral 2 tang dan jus madu
lagi. Kami membei bahan-bahan lain seperti cheetos, qtela, susu bendera, teh
kotak, permen kiss, momogi, beng-beng dan lain sebagainya. Kami mencoba mencari
air mineral 2 tang namun kami tetap tidka menemukannya. Kami mencoba mencari di
Pasar Wage, di Rita, di PD Aroma, di alfamart dan indomart di sekitar
Purwokerto dan Purblingga, namun saya dan teman-teman tidak mendapatkannya.
Akhirnya kami memutuskan untuk membelinya di distributor yang terletak di
daerah Purwokerto Selatan. Kami hanya mendapatkan 6 dus sementara kelompok lain
memulai impor air mineral 2 tang dari Tegal. Sementara itu saya sebagai
koordinator angkatan mencoba mencari anak-anak yang bisa mengajari gerakan
senam. Akhirnya untuk maslah senam kami mendapatkan Oli sebagai instrktur senam
ngkatan. Kami latihan senam di lapangan belakang karwangkal. Kami memulainya
pada sore hari hingga malam hari. Pada tanggal 25 sore beberapa ketua kelompok
kami berumpul dan membicarakan co card angkatan. Akhirnya kami memutuskan untuk
membuatnya di studio 1. Kami
membagikannya keesokan harinya dan setelah itu kami memutuskan untuk membeli
tali untuk co card agar serempak seangkatan. Akhirnya kami selesai membuat
barang-barang yang diperlukan untuk kegiatan sospek yang harus dikumpulkan
keesokan harinya atau tanggal 26 agustus 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar